Banyaknya keputusan para pejabat UGM yang “mengkomersialkan” pendidikan kampus menjadi salah satu faktor yang memicu kegelisahan kawan-kawan GERTAK UGM (Gerakan Tolak Komersialisasi Kampus UGM). Kegelisahan tersebut terwujud dalam sebuah “Protes Kreatif”.
Dimulai oleh salah seorang personel Rekarupa (Rahmat Rekarupa) yang notabene adalah mantan mahasiswa FIB UGM Jurusan Sastra Asia Barat yang menceritakan kegelisahan tersebut disela obrolan santai studio Rekarupa. Muncullah gagasan “nakal” untuk mengubah semua unsur huruf “S” menjadi “$”, salah satunya pada sign system bertuliskan “DILARANG BERJUALAN TANPA IJIN DI WILAYAH KAMPUS UGM” yang ada diwilayah kampus UGM menjadi “DILARANG BERJUALAN TANPA IJIN DI WILAYAH KAMPU$ UGM”. Respon nakal itu diharapkan mampu menjadi penerapan unconventional media yang unik demi mengundang orang agar tertarik mendokumentasikannya (online/offline), sehingga efek berkesinambungan (viral) untuk memperluas jangkauan media informasi ini bisa terwujud.
Gagasan itu kemudian kami sampaikan kepada tim GERTAK UGM. Penjelasan yang runtut menyebabkan mereka menyambutnya dengan sangat antusias dan pada hari Minggu 29 Agustus 2010 dini hari eksekusi karya bersama antara Rekarupa dan GERTAK UGM pun terjadilah.
Dan tindak lanjut dari karya tersebut adalah penyerahan PETISI kepada rektor UGM yang dilaksanakan tim GERTAK UGM pada hari Senin 30 Agustus 2010.
Silahkan menikmati dan apabila berkenan silahkan memberikan saran. Terimakasih.
![]()
Artikel terkait: Jagalah Kebersihan Pilpres 2009 – Aplikasi Unconventional Media Tim Rekarupa
•••








The Origins of Graphic Design in America, 1870-1920
www.underconsideration.com

Usil kreatif, keren! gimana kalo dilanjutkan ke berbagai bilboard rokok yang nongkrong didepan sekolah-sekolah smp-sma? haha.. Terimakasih utk sharingnya…
KEREN sekali tu, sangat kreatif!