Desain Grafis Indonesia

Desain Grafis Indonesia

Fostering understanding among Indonesian graphic designers and its juncture in art, design, culture and society

bigthumb-citicreative

Urban Play The Hague: “Hole in Holland”

Vandalisme seperti virus yang sulit diberantas pelakunya menyerang sudut-sudut kota, di setiap ada potensial wilayah mereka secara diam-diam (illegal) dibuat, untuk menandakan identitas, teritorial atau sekedar keisengan absurd semata. Tindakan pelaku dengan membakar atau melubangi dinding acrylic yang banyak ditemukan di halte-halte tram kota Den Haag dibalas dengan ‘keisengan’ Irwan …

Read More...
bigthumb-citicreative

Urban Play The Hague: “Connecting The Gum”

Irwan dan Tita bermain dengan limbah permen karet yang tampak menempel permanen, sulit dibersihkan. Lingkaran berwarna kehitaman tak beraturan berserakan menghiasi luasnya permukaan lantai dan jalanan ruang publik di kota-kota besar Belanda termasuk Den Haag. Melihat situasi tersebut, duo ini berinisiatif untuk menautkan setiap titik permen karet ke permen karet …

Read More...
bigthumb-citicreative

Urban Play The Hague: “Organism – Luchtalarm”

Luchtalarm dibuat pada masa perang dunia kedua untuk menginformasikan adanya serangan udara atau serangan nuklir pada era perang dingin. Untuk memastikan alat tersebut berfungsi dengan baik dan masyarakat tetap ingat dengan tanda bahaya tersebut (jika terjadi keadaan darurat atau bencana alam), maka setiap awal bulan hari Senin minggu pertama Luchtalarm …

Read More...
bigthumb-citicreative

Press Release: “Urban Play The Hague”

Setelah membuat project “Never take life seriously, nobody get out alive anyway” (Urban Play), Indonesia. Irwan Ahmett dan Tita Salina atas undangan DCR Studio hadir di Den Haag untuk melakukan residensi selama 3 bulan. Mereka akan bekerja sama dengan Dwi Tirtadji, desainer grafis yang tinggal dan bekerja di …

Read More...

(2,468 posts)

© DGI-Indonesia.com | Powered by Wordpress | DGI Logo, DGI's Elements & IGDA Logo by Henricus Kusbiantoro | Web's Framing by Danu Widhyatmoko | Developed by Bloggingly