
Ayip Arief Budiman
Chairman
» Tugas & Tanggung Jawab:
Seorang Ketua terpilih bertanggung jawab atas kelangsungan aktivitas organisasi, berdasarkan kepercayaan yang telah dimandatkan oleh seluruh anggota. Ketua memiliki tanggung jawab untuk merencanakan, menentukan dan mengawasi arah kebijakan, budaya serta nilai-nilai organisasi.
Dibantu oleh seorang Sekretaris Jenderal, Direktur Program dan para Direktur yang menjadi strategic thinker and organization planner, seorang Ketua diharapkan mampu membangun organisasi menjadi lebih kuat, dengan tata laku dan sikap yang responsif terhadap ekspresi dari kebutuhan setiap anggota serta dapat mengantisipasi kebutuhan profesi desainer grafis di masa yang akan datang, sehingga kelak organisasi ini dapat merepresentasikan diri sebagai organisasi profesi desainer grafis yang berpihak pada kemartabatan profesi.
» Profil:
Ayip menyelesaikan studi desain di Universitas Udayana dan ISI Denpasar di Fakultas Desain dengan Jurusan Desain Komunikasi Visual. Semenjak 1991 mendirikan Matamera Communications, sebuah creative agency yang masih dikelolanya di Bali bersama teman-teman hingga saat ini.
Tahun 2008 Ayip menerbitkan buku visualnya yang pertama ”I See Indonesia” yang menandai 100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia. Bersama teman kreatifnya mendirikan Bali Creative Community 2008. Menjadi duta kreatif pada Bangkok Design Festival 2008 dan 2009, KL Design Week 2010, dan Creative Entrepreneurs Network Asia Pacific di Thailand 2009.
![]()
Irvan N. Suryanto
Secretary-General
» Tugas & Tanggung Jawab:
Tugas pokok Sekretaris Jenderal adalah melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pemberian dukungan administrasi organisasi serta pelaksanaan tata kelola organisasi.
Dalam melaksanakan tugasnya, Sekretaris Jenderal menyelenggarakan fungsi koordinasi, penyelenggaraan, dan pengelolaan administrasi umum untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas organisasi. Selain bekerja atas instruksi pimpinan organisasi, Sekretaris Jenderal juga memiliki wewenang untuk ikut merencanakan, membuat keputusan, memberdayakan, melakukan koordinasi atas pengawasan, serta melakukan penyempurnaan organisasi dan tata kelola organisasi yang sesuai dengan nilai-nilai organisasi yang dipahami.
» Profil:
Menyelesaikan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran dengan konsentrasi bidang Komunikasi Pemasaran, pada tahun 1994, memulai karir di industri periklanan dengan bergabung di Rama & Grey (Grey Worldwide), menangani klien multinasional Procter and Gamble (P&G), Unilever saat berada di Amiratipuri Lintas (Lowe) sampai dengan tahun 1999.
Pada akhir tahun 1999, Irvan N. Suryanto memulai karir profesionalnya sebagai desainer grafis dengan mendirikan biro desain yang sekarang dikenal dengan Whitespace Design. Sebuah biro desain dan brand strategy yang berlokasi di Jakarta, menangani klien di berbagai skala dan sektor industri, mulai dari usaha kecil menengah dengan proyek marketing collateral design sampai dengan perusahaan skala besar dengan proyek brand creations dan re-branding yang kompleks.
Mengikuti International Poster Exhibition – One Globe One Flag, 2007; Original Voice Exhibition bersama karya-karya Peter Blake 2007, 2008; menjadi juri International Pack Challenge yang dilakukan oleh British American Tobaccos November 2007, menjadi pembicara tamu di beberapa seminar desain, juga kewirausahaan di Indonesia. Tahun 2006-2007 menjadi pengurus di Adgi Jakarta Chapter, Anggota Adgi National Nominating Candidates. Tahun 2007-2010, menjabat sebagai Direktur Pengembangan Program Adgi.
![]()
M. Arief Budiman
Program Director
» Tugas & Tanggung Jawab:
Tugas utama Direktur Program adalah bersama-sama dengan seluruh direktur terkait menentukan tujuan dan arahan dalam memformulasikan strategi setiap program yang akan diselenggarakan oleh organisasi, serta berkolaborasi dengan dewan pengurus dan anggota termasuk Ketua, Sekjen dan Direktur lainnya dalam melaksanakan program-program tersebut, guna mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
Seorang Direktur Program diharapkan berkomitmen penuh dengan segala upaya untuk merencanakan, mengarahkan dan melaksanakan program-program, baik yang berorientasi bisnis maupun non-bisnis demi kepentingan organisasi, berperan sebagai ujung tombak organisasi dalam kegiatan penggalangan dana, serta mengawasi pelaksanaan seluruh program dan inisiatif yang diselenggarakan oleh organisasi.
Direktur Program juga membawahi direktur-direktur ad hoc yang bersama-sama dengan Ketua, Sekjen, dan Direktur-Direktur terkait dalam menentukan peran Direktur Pelaksana dan staf dari setiap komite ad hoc.
» Profil:
Sarjana Desain lulusan ISI Yogyakarta dengan predikat mahasiswa teladan dan lulusan terbaik 1999 kini menjabat sebagai Managing Director PT Petakumpet Creative Network Yogyakarta yang terpilih sebagai The Most Creative Agency di Pinasthika Advertising Festival 2003, 2005, 2006, 2008. Petakumpet juga terpilih sebagai 9 finalis UKM terbaik se-Indonesia dalam Dji Sam Soe Award 2006 dan meraih medali perunggu di Citra Pariwara 2008.
Selain aktif dalam organisasi Adgi juga menjadi sekretaris PPPI Pengda Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga menulis buku best seller Jualan Ide Segar – Bagaimana Membangun Bisnis Kreatif Miliaran Rupiah tanpa Modal dan buku Tuhan Sang Penggoda – Catatan Harian Seorang Pencari Tuhan yang Kurang Ajar. Selain aktif menjadi pembicara pada seminar atau workshop juga menjadi motivator kewirausahaan kreatif.
![]()
Djoko Hartanto
Director of Design Industry
» Tugas & Tanggung Jawab:
Tugas utamanya adalah sebagai mediator dalam mengkomunikasikan peran industri desain grafis terkait dengan industri lainnya, agar dapat mengawal nilai-nilai desain grafis sebagai industri yang bermartabat, setara dan penting dalam rantai nilai industri.
Direktur Industri Desain mampu berkomunikasi secara proaktif dan intensif dalam membangun kesepahaman dengan asosiasi perdagangan dan industri, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta menjalin komunikasi dengan asosiasi-asosiasi industri spesifik lainnya.
Bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan dan mengawasi semua program yang terkait dengan pengembangan industri desain grafis, seperti pengembangan program berbasis pengetahuan bisnis untuk desainer, kode etik profesi, pemetaan industri desain grafis, standar harga guna menyampaikan nilai-nilai desain yang baik yang dipahami oleh para pelaku industri desain grafis, desainer grafis, klien maupun pemangku kepentingan lainnya.
» Profil:
Menyelesaikan Sarjana Ekonomi di Universitas Parahyangan Bandung 1995, lalu Adv. Dipl in Graphic Art di Billy Blue School of Graphic Art, Sydney. Di waktu yang bersamaan Djoko mengambil gelar Master of Design dari University of Technology, Sydney. Tahun 2001, Djoko dan istrinya Fifi mendirikan biro desain grafis Kineto. Di bulan September 2004 menerbitkan Majalah Desain Grafis Indonesia, Concept.
Di tahun 2008 PT Concept Media berkolaborasi dengan Godot Guntoro menerbitkan Majalah babybos kemudian menerbikan komik superhero 100% Indonesia ALiA. Kedua publikasi baru ini diluncurkan pada acara 1001 Inspiration Design Festival, satu festival desain terbesar dengan 23.000 pengunjung. Festival ini merupakan kolaborasi antara Concept dan Digital Studio. Tahun 2008 yang lalu Djoko mencoba ranah kreasi yang baru: menulis dan mengembangkan konten untuk anak-anak.
![]()
Andika
Director of Design Education
» Tugas & Tanggung Jawab:
Seorang Direktur Pendidikan Desain bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi seluruh program guna memaksimalkan hubungan yang harmonis dengan dunia akademis, mulai dari tingkat pendidikan dasar, menengah, kejuruan hingga tingkat pendidikan tinggi yang berhubungan dengan bidang desain grafis.
Direktur Pendidikan Desain juga berperan serta dalam meningkatkan kualitas lulusan desain grafis, dan juga mencermati suplai ketenagakerjaan di bidang desain grafis dan ketersediaan lapangan kerja serta penyebaran wilayah kerja sehingga tidak menjadi masalah di kemudian hari.
» Profil:
Tamat dari Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta dan menjadi mahasiswa berprestasi di lingkungan ISI Yogyakarta 1997 serta tiga kali mendapatkan penghargaan Karya Diskomvis Terbaik pada Dies Natalis ISI, 1995, 1996, dan 1997. Kini Andika adalah CEO di Syafa’at Advertising Yogyakarta yang kerap disebut sebagai agensi syariah. Kesibukan lainnya adalah mengajar di beberapa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. beberapa kali memenangkan penghargaan yang berhubungan dengan desain komunikasi visual.
![]()
Hastjarjo B. Wibowo
Director of Government Relations and Industry Policy
» Tugas & Tanggung Jawab:
Tugas utama seorang Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Industri adalah mengembangkan kemitraan, hubungan dan komunikasi yang baik dengan institusi-institusi pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan organisasi, guna dapat menjadi organisasi yang merepresentasikan profesi desainer grafis yang berpihak pada kemartabatan profesi.
Melakukan pemetaan atas institusi-institusi pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan organisasi baik di tingkat pusat mapun daerah, di tingkat pelaksanaan maupun kebijakan, ataupun yang berhubungan dengan pendidikan desain maupun industri.
Bersama dengan Direktur Program, Direktur Riset dan Pengembangan, Direktur Industri Desain serta Direktur Pendidikan Desain, bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi komite ad hoc yang berkaitan dengan penyelengaraan program-program yang berkaitan dengan kebijakan industri, seperti tindak lanjut program SKKNI, masalah persaingan usaha dan lain sebagainya.
» Profil:
Seorang desainer grafis, penulis di bidang kreatif, dosen dan aktivis desain grafis yang turut mendirikan Forum Desain Grafis Indonesia (FDGI), terlibat dalam revitalisasi Asosiasi Desainer Grafis indonesia (Adgi).
Hast aktif di berbagai tonggak penting dalam perkembangan industri kreatif dan desain grafis di Indonesia di antaranya turut dalam tim pengembangan ekonomi kreatif Indonesia dengan Departemen Perdagangan RI, mendirikan Cocoon sebagai inkubasi kreatif, termasuk dalam tim yang mempersiapkan Museum Desain Grafis Indonesia dan menjadi ketua tim penyusun RSKKNI Desain Grafis yang difasilitasi oleh Depkominfo hingga akhirnya disahkan pada tahun 2010.
![]()
Zinnia Sompie
Director of International Relations and Strategic Partnership
» Tugas & Tanggung Jawab:
Seorang Direktur Hubungan Internasional dan Kemitraan Strategis bertanggung jawab dalam mengembangkan kemitraan strategis, baik dengan organisasi-organisasi profesi secara nasional maupun internasional, baik dengan organisasi profesi desain maupun organsisasi-organisasi profesi lainnya, yang bermanfaat guna mencapai visi dan misi organisasi.
Mengembangkan kemitraan strategis dengan para pelaku usaha lainnya yang dapat bermanfaat bagi kepentingan anggota, dengan menciptakan nilai-nilai kemitraan melalui keterkaitan kepentingan mereka terhadap seluruh anggota Adgi. Direktur Hubungan Internasional dan Kemitraan Strategis juga bekerjasama dengan Direktur Program dan Direktur Manfaat Keanggotaan dalam menyelenggarakan kemitraan tersebut.
» Profil:
Merampungkan studinya di Art institute of Seatle pada tahun 1995 dan School of Visual Arts New York tahun 1998, Zinnia memulai karirsnya selaku art/creative beberapa majalah lifestyle seperti Neo Magazine, Djakarta!, dan PS: Magazine. Tahun 2001 bersama beberapa teman mendirikan creative boutique, Akal Design yang mengerjakan poster film dan sampul CD “Eliana, Eliana”, “Titik Hitam”, Andien, Katon, serta artis lain. Setelah itu Zinnia menekuni desain publikasi dan mengerjakan buku “Indonesia Architecture Now”. Pada tahun 2008, menerbitkan buku “Tips&Trik 01: Kamus Pintar Dasar Make-Up”.
Bersama teman dan saudaranya kini Zinnia mendirikan COD, yang disebutnya sebagai sebuah design concierge. Di mana dirinya menjadi Managing Director. Kesibukan Zinnia lainnya adalah menjadi pembicara pada seminar/workshop seperti “Designer’s Cafe” untuk Gramedia Magazine Workshop, juga sebagai salah satu juri “Black Innovation Award” dan mengajar di IDS (Internasional Design School)
![]()
Eka Sofyan
Director of Research and Development
» Tugas & Tanggung Jawab:
Tugas utama Direktur Riset dan Pengembangan adalah melakukan riset dan pengembangan yang berkaitan dengan pengembangan organisasi dan profesi desainer grafis, pendidikan dan industri desain grafis, baik yang bersifat pemahaman maupun penerapan.
Direktur Riset dan Pengembangan bersama dengan Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Industri, Direktur Industri Desain, Direktur Pendidikan Desain, Direktur Manfaat Keanggotaan, Direktur Pengembangan Chapter, serta Direktur Hubungan Internasional dan Kemitraan Strategis bertanggung jawab dalam merencanakan dan memberikan masukan guna mengidentifikasi dan merencanakan program-program yang berkaitan dengan direktorat-direktorat tersebut, sehingga suatu program yang baik dan bermanfaat bagi anggota, organisasi, profesi, industri, dunia pendidikan, pemerintah serta masyarakat luas dapat terlaksana.
» Profil:
Ia adalah sarjana lulusan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Bandung, program Studi Desain Grafis yang memulai karirnya sebagai desainer grafis dan ilustrator di AW Design Studio, Bandung 1993-1996. Kemudian menjadi desainer grafis hingga mencapai posisi Group Head of Branding Designer di MAKKI MAKKI Branding Consultant, Jakarta 1996-2001 dan Creative Director pada DIALOGUE+DESIGN Branding Design, Jakarta 2001-2005. Kini menjadi Direktur dan Desainer di PAPRIEKA, sebuah studio desain grafis di Jakarta.
Aktifitas Eka lainnya adalah mengajar di DKV Binus University, Jakarta dan sebagai kontributor Majalah Desain Versus. Selain itu Eka aktif sebagai dosen tamu, pembicara, mentor lokakarya. Tahun 2006-2010 menjadi Ketua Forum Desain Grafis Indonesia (FDGI). Pada tahun 2009 menjadi Koordinator Kuratorial Indonesia Graphic Design Award 2009. Selain berprestasi sebagai pemenang berbagai lomba desain ia juga aktif menjadi juri dan aktif menulis.
![]()
Siswanto
Director of Member Benefit
» Tugas & Tanggung Jawab:
Bersama dengan Direktur Pengembangan Chapter, Ketua dan Pengurus Chapter yang berhubungan dengan keanggotaan, tugas utama Direktur Manfaat Keanggotaan adalah mengembangkan suatu sistem keanggotaan yang handal untuk menentukan keuntungan yang bermanfaat bagi anggota, serta menciptakan budaya organisasi melalui pengembangan komunikasi dan hubungan antar anggota yang harmonis.
Bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi setiap program yang berhubungan dengan manfaat bagi anggota. Mulai dari rencana perekrutan anggota, pengawasan dan pembinaan anggota, meninjau setiap program yang diselenggarakan, memberikan masukan kepada Direktur Program agar setiap program yang diselenggarakan bermanfaat bagi anggota. Termasuk dalam memberikan saran untuk perbaikan, pengembangan ataupun pembaruan program-program yang kurang memberikan manfaat bagi anggota apabila diperlukan.
» Profil:
Lulusan BSC Graphic Design Oregon State University, Amerika Serikat tahun 1991 dan MBA Business di Monash University, Melbourne. Kesibukannya selain menjadi General Manager di Siem Offset juga mengajar di Binus Internasional. Penyuka travelling, jeep dan fotografi ini siap berkiprah untuk Adgi.
![]()
Priska Nutiansari
Director of Chapter Development
» Tugas & Tanggung Jawab:
Bersama dengan Ketua dan Pengurus Chapter, tugas utama seorang Direktur Pengembangan Chapter adalah menyediakan sumber daya, informasi, desain, perencanaan dan dukungan untuk setiap prakarsa dan program yang akan diselenggarakan oleh setiap chapter. Membantu setiap chapter untuk menjadi lebih berswadaya dan berhasil, melalui peningkatan fungsi komunikasi, pengembangan strategi dan fasilitas, berkoordinasi dengan seluruh chapter demi keberhasilan setiap prakarsa dan penyelenggaraan acara berskala nasional.
Direktur Pengembangan Chapter juga bertanggung jawab dalam penyediaan sumber daya dan informasi dalam merencanakan, melaksanakan pendirian chapter baru dan perekrutan anggota-anggota baru yang akan bergabung dengan chapter tersebut.
» Profil:
Mulai menekuni bidang desain grafis sejak mengenyam pendidikan di Universitas Bina Nusantara pada jurusan DKV, dengan predikat kelulusan Mahasiswa Terbaik pada tahun 2006. Diperkuat dengan pengalaman magang di Adwicipta Desain dan sempat menjadi salah satu desainer di Leboye Design. Kecintaannya pada organisasi sudah terbentuk sejak bangku SMP berlanjut hingga bangku kuliah, aktif dalam kepengurusan acara tahunan Plaza Desain dan Fresh ‘n’ Brite, sempat terlibat dalam kepanitiaan ad hoc FDGI serta dalam pelaksanaan Kongres Adgi tahun 2006.
Bersamaan dengan karirnya sebagai Pengajar di Jurusan Desain Komunikasi Visual BINUS University yang dijalani sejak 2007 hingga 2010, tergabung dalam tim penyusun RSKKNI bidang Desain Grafis sebagai Koordinator Materi yang difasilitasi oleh Depkominfo hingga akhirnya disahkan menjadi SKKNI pada tahun 2010 ini.
Saat ini aktif berkarir sebagai desainer grafis dengan konsentrasi pada desain kemasan dan publikasi, tanpa melepaskan keinginan besarnya untuk senantiasa membagi ilmu kepada mahasiswa sebagai pengajar. Meneliti, mendidik dan berorganisasi adalah 3 hal yang menjadi minat terbesarnya.
![]()
Trianugrah
Director of Finance and Administration
» Tugas & Tanggung Jawab:
Direktur Keuangan dan Administrasi bertanggung jawab atas terlaksananya sistem, pencatatan keuangan dan administrasi yang baik. Tugasnya termasuk juga melaksanakan pengawasan internal, menentukan kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan urusan keuangan dan administrasi.
Bersama dengan Direktur Program, Direktur Keuangan dan Administrasi menentukan anggaran dari setiap program yang akan diselenggarakan, agar sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditentukan.
» Profil:
Mengawali karir sebagai desainer di BD+A Design pada tahun 2006 hingga saat ini, ia telah menyelesaikan proyek multidisiplin antara lain branding, signage system, islamic branding, city branding, kemasan, environmental graphics dan mengikuti beberapa pameran. Tergabung dalam Tim Trend Forecasting bersama ICC (Indonesia Creative Center) sejak 2009. Aktif sebagai anggota dan pernah menjabat sebagai Koordinator Keanggotaan Adgi Jakarta Chapter periode 2008-2010.
![]()
Mendiola B. Wiryawan
Director of Brand and Communication
» Tugas & Tanggung Jawab:
Direktur Brand dan Komunikasi bertanggungjawab dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi semua bentuk komunikasi dan marketing organisasi, termasuk juga mengembangkan berbagai bentuk media komunikasi dengan anggota, berhubungan dengan media, mempromosikan aktivitas organisasi, membuat dan menyampaikan pernyataan berita maupun kebijakan.
Selain berperan sebagai social media leader organisasi, Direktur Brand dan Komunikasi juga berperan dalam mengatur brand organisasi melalui berbagai saluran dan media, serta mengatur serta mengawasi keterlibatan staf dan chapter dalam melakukan komunikasi program-program organisasi yang ada.
Tanggung jawab utamanya adalah menyampaikan nilai-nilai organisasi dan desain melalui komunikasi, baik bagi para anggota, pemangku kepentingan, pemerintah media maupun masyarakat umum.
» Profil:
Mendiola B. Wiryawan adalah seorang Brand Experience Designer, yang juga penulis best seller Kamus Brand, sebuah Kamus mengenai Brand dan Branding pertama di Indonesia. mengawali karirnya sebagai desainer profesional tahun 2000. Mendiola mendirikan perusahaannya sendiri dengan nama Mendiola Design Associates pada tahun 2004. Mendiola telah menangani berbagai brand nasional dan multinasional seperti HSBC, Shell, WWF, Plasa.com, FGDEXPO 2009, Mojopia, IDS-International Design School, Metropolitan Land, Nature’s Health, Jakarta International Film Festival (Jiffest), Radio Idola Semarang, Duta TV Banjarmasin. Sejak tahun 2000 Mendiola juga tercatat sebagai staf pengajar di sebuah universitas swasta di Jakarta Jurusan Desain Komunikasi Visual, dan kerap diundang sebagai pembicara tamu, di perguruan tinggi sejak tahun 2005. Ia juga aktif menjadi pembicara seminar, juri, dan penulis di berbagai media.
Mendiola beserta beberapa temannya mendirikan Forum Desain Grafis Indonesia (FDGI), sebuah organisasi nirlaba yang mengkhususkan diri pada studi, edukasi dan pengembangan desain grafis, serta menjadi tim revitalisasi Asosiasi Desain Grafis Indonesia (Adgi). Mendiola juga sempat memenangkan beberapa penghargaan desain seperti Indonesian Graphic Design Award (IGDA), Lomba Poster KPK, serta berpameran dalam skala nasional dan internasional.
![]()
The Advisory Board
Irvan Noe’man
Adalah aktifis kreatif dan pemikir yang mendirikan BD+A Design dengan keahlian lintas desain: Product Design and Innovations, Industrial Design, Visual – Graphic Design, Space and Retail Identity, Brand and Corporate Identity. Penggagas Indonesia Design Power yang memperkenalkan ekonomi kreatif di Indonesia ini juga menjabat sebagai Chairman FGDforum yang menyelenggarakan FGD Expo.
Lulus dari RISD/ Rhode Island School of Design USA pada tahun 1985 dengan gelar M.ID – Industrial Design College setelah sebelumnya mengenyam pendidikan di FSRD ITB pada tahun 1977. Mendirikan Creative Center Indonesia yang memfasilitasi pengembangan desain dan kreatif melalui workshop serta aktifitas lainnya.
Minatnya pada penelitian dan pengembangan desain menjadikannya sebagai “trend decoder”.
![]()
Andi S. Boediman
Seorang Creative Entrepreneurs sejati yang saat ini menjabat sebagai Chairman di IDS | International Design School yang dikenal sebelumnya sebagai Digital Studio College. Menjalankan Mojopia yang merupakan anak perusahaan Telkom group yang mengkhususkan diri pada e-commerce dan content platform.
Andi S. Boediman juga menjabat CEO pada FGDexpo 2007 – 2009. Memiliki pendidikan akademis berlatar kreatif sangat lengkap: Petra Christian University tahun 1989 dengan gelar Sarjana Arsitektur. Academy of Art University tahun 1995 mengambil desain grafis, dan di tahun yang sama menekuni bidang multimedia di San Fransisco State University, bidang video production di Bay Area Video Coalition. Sedang bidang filmmaking ia ambil di New York Film Academy pada tahun 1999.
![]()
A Noor Arief
A. Noor Arief yang memiliki latar pendidikan Arsitektur dan seni rupa ini adalah salah satu pendiri brand Yogya yang popular, DAGADU. Brand tersebut dibawah PT Aseli Dagadu Djokdja yang juga mengkampanyekan “Kapan Ke Yogya lagi?”. Kini aktif melakukan pengembangan produk dan bisnis bagi DAGADU.
![]()
Yugo Mudayadi
Yugo Mudayadi adalah Sarjana Seni Rupa IKIP Surabaya angkatan 1990. Memulai pengalaman di dunia desain grafis pada tahun 1995 – 1996 sebagai art director di Galaxy Advertising Surabaya. Lalu menjadi creative director di Suksawidha Advertising (1997-1998), Design Consultant di ProTeam Event & Communications Bali (1998-2004) dan Managing Director Pragraf Visual Communications Surabaya hingga saat ini.
![]()
Eko Prabowo
Profesi konsultan kreatif dimulai sejak pertengahan 80-an di bawah Unidesign Studio Jakarta. Lingkup kegiatannya dimulai dengan desain grafis dan tata panggung pertunjukan. Pada pertengahan 80-an sempat bekerja pada sebuah korporasi sebagai desainer dalam divisi R&D untuk produk rotan selama 2 tahun. Sebelum pindah ke Bali, Eko menjalani profesi sebagai konsultan produk rotan untuk beberapa industri di Jawa dan Sumatra.
Dimulai dengan “Apilan”, sebuah restoran “satu meja” di pantai utara Bali, pelayanan kreatif berlanjut dalam bidang produk furnitur, ilustrasi, desain grafis, interior, kerajinan ramah lingkungan, sampai arsitektural seni seni instalasi. Pada tahun 1991, membuka Studio DesignEko di Sanur dan kemudian pindah ke Ubud pada 1993, Eko mengembangkan pelayanan jasa kreatif bagi berbagai industri seperti pariwisata & “hospitality”, perdagangan, pendidikan, kesehatan dan sosial.
![]()
Artikel terkait: Post Release Adgi Summit Jogja, About the Way We See: Oleh-oleh dari Adgi Summit 2010 Jogja
* * *





















Tipografi dalam Desain Grafis
www.underconsideration.com
