Desain Grafis Indonesia

Desain Grafis Indonesia

Fostering understanding among Indonesian graphic designers and its juncture in art, design, culture and society

50 Years! Happy Birthday, Icograda

Artwork courtesy of Ekin Urcan

Artwork courtesy of Ekin Urcan

For 50 years, Icograda has been a place that designers can call home. Serving and promoting the importance of communication design in ever-changing global climates. Icograda members, partners, friends and affiliates remain committed to the vision and mission that inspired Icograda’s foundation in 1963.

Spanning five decades and all regions of the world, the Icograda network has fostered collective achievement while celebrating individual and regional growth: each year, each project, each initiative and collaboration, each connection, each milestone, converging in a common expression of a love for design and community.

This year’s World Communication Design Day theme ‘1Love1Word’ captures the spirit of the Icograda family.

It is…
… multiplicity as a unity; finding congruity in difference and accord in divergence
… multi- and inter-disciplinary collaboration bridging gaps to produce innovative design solutions
… love as a creative force, design as a communitarian practice
… interplay between tradition and innovation; responsiveness to context and history
… a cumulative, collaborative, pioneering drive for accessible and sustainable design

It is Icograda.

Numerous submissions, events and initiatives have been launched by our members around the world #WCDD2013. Celebrations will continue through until the upcoming General Assembly in Istanbul, Turkey that will be held in November 2013.

Source: Icograda

Continuing the year-long celebration of its 50 anniversary, Icograda invites members and all interested parties to participate in World Communication Design Day 2013, by organizing public events and initiatives celebrating the impact and importance of communication design.

To commemorate this momentous occasion, Icograda invites participants to develop projects around the theme ‘1Love1Word’ and join the global celebration on 27 April 2013.

This celebration was launched in 1995 as World Graphics Day, and since 2012, it is known as World Communication Design Day. This global event is an opportunity for designers to recognise communication design and its role in the world, and to celebrate the birthday of Icograda, founded on 27 April 1963.

On this occasion, Icograda invites designers from across the globe to reflect on the powerful force of community, which transcends borders and differences, bound by a common love and a passion for change, empowerment and creative leadership.

Source: World Communication Design Day

« Previous Article Next Article »

COMMENTS

  1. Berarti communication design baru 50 tahun ya? epertinya jauh lebih tua deh. Banyak tokohnya sudah berkiprah sebelum 1950an… Mungkin ini ulang tahun ICOGRADA aja.

  2. Hari Desain Grafis se-Dunia ditetapkan menandai lahirnya Icograda: 27 April 1963. Dulu namanya World Graphic Design Day (World Graphics Day), sejak 2012 jadi World Communication Design Day.

    Referensi antara lain: April 27 is World Graphic Design Day » http://www.gdc.net/newsletter/index/articles/1098.php

  3. tuh kan? profesi ini sendiri sudah berembrio sejak abad 15, marak mulai abad 19, menyempit jadi desain grafis sejak 1950an…

  4. Mereka sepertinya sepakat menetapkan sebuah tonggak (milestone), sebagai penanda saja, bagi Hari Desain Grafis se-Dunia ini.

    Pada 2009 juga terjadi perdebatan di situs DGI untuk menentukan tanggal bagi Hari Desain Grafis Indonesia, bisa disimak pada link ini » http://wp.me/pQZgi-1Vg

  5. Gak usah debatan lah, banyak faksi akan menyodorkan HUT sesuai selera mereka. Ikut ICOGRADA saja, jelas…

  6. Yg saya tahu pendesain grafis tahun 1950 Abdulsalam dan sadjiroen (desain uang kertas) dan Ahmad Jupri (desain prangko angka). Tqpi itu tak bisa juga dijadikan tonggak, karena belum ada istilah desain grafis di indonesia…

  7. ILUSTRATOR belum tentu menguasai DISAIN GRAFIS
    Kalau nggak salah yang dimaksud dengan desain grafis adalah penyusunan tata-letak berbagai komponen desain (teks, huruf typhografi, gambar/ilustrasi, gambar infografis, logo, foto, ornamen, pewarnaan dll) untuk bisa disajikan dalam bentuk :

    > Barang cetakan (koran, majalah, buku, brosur, poster, billboard, kemasan produk/packaging dll);
    > Materi iklan/promosi/judul acara/infografi dll untuk tayangan gambar bergerak (untuk ditampilkan di televisi, bioskop, slide show, internet, video display dll)

    Pekerjaan ini memang sudah dilakukan sejak proses cetak dikenal orang, hanya saja di masa lalu pekerjaan mengapik-apik “wajah” cetakan ini belum menjadi perhatian utama. Biasanya dilakukan ala kadarnya oleh juru set huruf atau setter (dulu masih huruf timah) dan pelukis ilustrator. Pada waktu itu belum ada “orang seni” atau siapa pun yang memiliki jiwa artistik yang secara khusus ditugaskan untuk mengerjakan pekerjaan ini.

    Baru mulai sekitar awal tahun 1960an di Eropa(khususnya Jerman, Belanda dan Inggris)mulai lebih serius memperhatikan disiplin ilmu seni ini. Sedangkan di negeri kita, Indonesia, dan Asia pada negara-negara modern tertentu, pekerjaan desain grafis ini baru mulai mendapat porsi perhatian yang lebih serius mulai sekitar awal tahun 1970an, berbarengan dengan peralihan cara mencetak dari cetak letterpress pindah ke cetak offset.

    Peningkatan perhatian ini ditandai dengan mulainya perusahaan-perusahaan penerbit koran, buku dan majalah mencari dan menempatkan “seniman-seniman” untuk diberi tugas meningkatkan estetika pada pekerjaan cetak mereka. Karena adanya peningkatan kebutuhan akan perancang seni yang ngerti disain grafis, mulailah sekolah-sekolah tinggi seni membuka cabang baru, bernama jurusan desain grafis.

    Demikian kesaksian yang saya dan teman-teman alami dan amati selama ini. Kesaksian-kesaksian berikutnya akan kita sajikan secepatnya….

Add Your Comments

© DGI-Indonesia.com | Powered by Wordpress | DGI Logo, DGI's Elements & IGDA Logo by Henricus Kusbiantoro | Web's Framing by Danu Widhyatmoko | Developed by Bloggingly